Tantangan Guru Era Industri 4.0
Semakin berkembangnya teknologi di berbagai bidang kehidupan membuat manusia harus selalu berkembang mengikuti perubahan yang ada. Tidak terkecuali dibidang pendidikan. Guru sebagai tokoh utama dalam mendidik siswa disekolah tentu harus mengembangkan dirinya agar dapat mengahadapi tantangan di kehidupan saat ini yaitu era industri 4.0, berikut adalah tantangan guru di era industri 4.0 :
1. Ketrampilan baru untuk menfasilitasi siswa.
Pendidikan dizaman sekarang, guru tidak lagi menjadi pusat pembelajaran. Namun menjadi fasilitator dan pembimbing bagi siswanya. Dengan berkembangnya teknologi yang semakin maju, guru harus bisa memanfaatkan perkembangan tersebut. Jangan sampai malah tertinggal alias gaptek. Karena siswa saat ini merupakan generasi milenial yaitu mereka yang sudah mengenal kecanggihan teknologi sejak kecil. Ada banyak sekali cara memanfaatkan teknologi untuk menfasilitasi siswa dalam belajar, contoh mudah nya adalah menggunakan aplikasi yang ada android dll.
2. Ketrampilan baru mengembangkan bahan ajar.
Dengan kemudahan teknologi sekarang haruslah dimanfaatkan untuk mempermudah dalam proses penyampaikan bahan ajar. Dahulu bahan belajar hanya dari buku dan di isi dengan kegiatan mencatat mencatat dan mencatat. Namun sekarang waktu harus lebih diefektifkan untuk melatih siswa dalam hal lain selain mencatat.
Proses pembelajaran pun harus diubah agar siswa lebih aktif.
Potensi Pemanfaatan E learning
Potensi yang ada pada elearning harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, ada 6 potensi, yaitu :
1. Konektifitas
Dengan konesifitas ini materi pembelajaran dapat diperoleh dimanapun dengan skala global.
2. Fleksibel.
Sifat fleksibel disini maksudnya adalah dalam proses pembelajaran dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun.
3. Interaksi
Untuk mengevaluasi hasil belajar tidak harus menunggu waktu lama, karena dapat dilakuakan saat itu juga.
4. Kolaborasi.
Tidak harus guru yang menjadi pemateri karena tidak semua bidang guru menguasainya. Dalam pembelajaran yang guru belum menguasainya, bisa berkolaborasi dengan tenaga ahli yang sudah profesional.
5. Peluang pengembangan
Dengan teknologi bahan ajar bisa dikembangkan terus menerus dengan membuat bermacam konten.
6. Motivasi
Hal hal yang menarik tentu akan menambah kesemangatan siswa dalam belajar. Dengan menggunakan kecanggihan teknologi saat ini, pembelajaran bisa dibuat semenarik mungkin.
Komponen Pendukung Elearning
1. Sofware
Disebut juga dengan perangkat lunak. Sofware merupakan program yang ada didalam komputer atauvsejenisnya. Tanpa adanya software komputer bagai sampah elektronik.
2. Konten
Konten tentu adalah isi dari materi yang akan dipelajari. Bisa berupa gambar, video, bahkan game.
3. Hardware.
Hardware adalah perangkat keras atau perangkat yang bisa disentuh. Bisa berupa monitor, speaker dll.
4. Strategi
Setelah seperangkat alat sudah ada, selanjutnya adalah strategi yang akan digunakan untuk mengajar, atau proses pembelajaran.
5. Infrastruktur / jaringan.
Hal ini tidak kalah pentingnya demgan 4 komponen sebelumnya. Jaringan ini digunakan. Jaringan adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).
1. Ketrampilan baru untuk menfasilitasi siswa.
Pendidikan dizaman sekarang, guru tidak lagi menjadi pusat pembelajaran. Namun menjadi fasilitator dan pembimbing bagi siswanya. Dengan berkembangnya teknologi yang semakin maju, guru harus bisa memanfaatkan perkembangan tersebut. Jangan sampai malah tertinggal alias gaptek. Karena siswa saat ini merupakan generasi milenial yaitu mereka yang sudah mengenal kecanggihan teknologi sejak kecil. Ada banyak sekali cara memanfaatkan teknologi untuk menfasilitasi siswa dalam belajar, contoh mudah nya adalah menggunakan aplikasi yang ada android dll.
2. Ketrampilan baru mengembangkan bahan ajar.
Dengan kemudahan teknologi sekarang haruslah dimanfaatkan untuk mempermudah dalam proses penyampaikan bahan ajar. Dahulu bahan belajar hanya dari buku dan di isi dengan kegiatan mencatat mencatat dan mencatat. Namun sekarang waktu harus lebih diefektifkan untuk melatih siswa dalam hal lain selain mencatat.
Proses pembelajaran pun harus diubah agar siswa lebih aktif.
Potensi Pemanfaatan E learning
Potensi yang ada pada elearning harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, ada 6 potensi, yaitu :
1. Konektifitas
Dengan konesifitas ini materi pembelajaran dapat diperoleh dimanapun dengan skala global.
2. Fleksibel.
Sifat fleksibel disini maksudnya adalah dalam proses pembelajaran dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun.
3. Interaksi
Untuk mengevaluasi hasil belajar tidak harus menunggu waktu lama, karena dapat dilakuakan saat itu juga.
4. Kolaborasi.
Tidak harus guru yang menjadi pemateri karena tidak semua bidang guru menguasainya. Dalam pembelajaran yang guru belum menguasainya, bisa berkolaborasi dengan tenaga ahli yang sudah profesional.
5. Peluang pengembangan
Dengan teknologi bahan ajar bisa dikembangkan terus menerus dengan membuat bermacam konten.
6. Motivasi
Hal hal yang menarik tentu akan menambah kesemangatan siswa dalam belajar. Dengan menggunakan kecanggihan teknologi saat ini, pembelajaran bisa dibuat semenarik mungkin.
Komponen Pendukung Elearning
1. Sofware
Disebut juga dengan perangkat lunak. Sofware merupakan program yang ada didalam komputer atauvsejenisnya. Tanpa adanya software komputer bagai sampah elektronik.
2. Konten
Konten tentu adalah isi dari materi yang akan dipelajari. Bisa berupa gambar, video, bahkan game.
3. Hardware.
Hardware adalah perangkat keras atau perangkat yang bisa disentuh. Bisa berupa monitor, speaker dll.
4. Strategi
Setelah seperangkat alat sudah ada, selanjutnya adalah strategi yang akan digunakan untuk mengajar, atau proses pembelajaran.
5. Infrastruktur / jaringan.
Hal ini tidak kalah pentingnya demgan 4 komponen sebelumnya. Jaringan ini digunakan. Jaringan adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).
Komentar
Posting Komentar